Nama : Aditya Putra

Jabatan : Ketua Rohis

Nama : Adhe Ramadhana

Jabatan : Wakil Ketua

Nama : Reza Padillah

Jabatan : Ketua Syi'ar

Nama : Fahrul Razi

Jabatan : Ketua Basiz


Nama : Andhika Hersam

Jabatan : Belum Tahu

Nama : Guntur Borneo

Jabatan : Belum Tahu

Nama : Gilang rahmatullah

Jabatan : Belum Tahu

Nama : Wisnu Panjalu

Jabatan : Belum Tahu


Nama : Virgian Pangestu

Jabatan : Belum Tahu

Nama : Hafiz Kahirullah

Jabatan : Belum Tahu

Nama : Addiya Prasetia

Jabatan : Belum Tahu

Nama : Fadil Fatahillah

Jabatan : Belum Tahu


Nama : Nanang Abidin

Jabatan : Belum Tahu

Nama : Risty Oktaviani

Jabatan : Belum Tahu

Nama : Emy Nursafitri

Jabatan : Belum Tahu

Nama : NurHasanah

Jabatan : Belum Tahu


Nama : Dina Safira

Jabatan : Belum Tahu

Nama : Dini Soraya

Jabatan : Belum Tahu

Nama : Chaerani Setyahair

Jabatan : Belum Tahu

Kamis, 10 April 2014

Surat Riau Untuk Indonesia

01.20 Posted by Nulled No comments
SURAT RIAU UNTUK INDONESIA
Dear Yth. Presiden RI bapak Susilo Bambang Yudhoyono ( yang sebentar lagi akan habis masa jabatannya )
Riau, dari sini bahasa indonesia berasal, bahasa yang pernah membuat nusantara satu.
Titik api disekitar kami bukanlah simbol kemarahan Allah swt. Tapi ini semua simbol keserahkahan dan bukti ketidak buktian negara, bukti kepohangan jakarta terhadap daerah.
Bapak mau ke sini sekarang?
Bandara disana ditutup pak, lagian anak sekolah tak ada yang menyambut bapak, sekolah di liburkan.
Mau menempuh jalan darat?
Bahaya pak! Asap tebal tidak bagus buat kesehatan bapak dan ibu ani, lagian juga tidak bagus untuk objek foto instagram. Biarkan saja seperti ini, agar riau bisa menjadi lahan sawit dan bisa ditanami tanaman industri.
Biarkan saja seperti ini, kami ikhlas mati pelan-pelan karena ISPA, karena ketidak berdayaan kami di daerah. Kami pasrah, mungkin ini kehendak Allah.
Bagi saudara & saudari di daerah lainnya, kami sangat berterima kasih atas do’a nya yang selalu kalian panjatkan. Mohon maaf jika asap Riau mengganggu kalian, jika kita tak sempat bertatap muka, Semoga kita bertemu di surga nanti.

Berita di salah satu station TV di indonesia  mengatakan “pekan baru sudah tidak layak huni lagi karna Cuma 5 % udara yang bersih yang bisa dihirup.”
Kami mau ngungsi di Riau gak bisa…
gk ada penerbangan karena bandar pada tutup karena Asap…
kami hanya bisa pasrah…
Mohon selalu sertakan do’a buat kami di Riau..
PRAY FOR RIAU…
Pemerintah pusat tidak peduli lagi dengan kami…
6 juta rakyat Riau terancam terkena kanker paru-paru terutama anak-anak, sepertinya lebih peduli pada pesawat jatuh dari pada nasib 6 juta rakyat Riau… padahal Riau salah satu penyumbang devisa terbesar negara.
Hanya begini nasib kami…
Tolong sebarkan di facebook atau BBM atau apa lah!
Soalnya media TV dan Koran tidak banyak memberitakan.. terlalu sibuk dengan pesawat malaysia yang jatuh.. Biar semakin banyak yang mendoakan.. hanya do’a yang bisa diharapkan.. SEBELUM RAKYAT RIAU MATI PELAN-PELAN DISINI..!




0 komentar:

Posting Komentar

Rohis On Facebook